Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Wednesday, February 11, 2015

Parenting dalam Islam



Melihat postingan di pesbuk seorang Ibu muda yang "katanya" menempelkan saja rokok  di bibir anaknya yang masih sangat balita, miris sekali rasanya..

Mugkin memang benar  itu ditempelkan saja, okelah saya anggap begitu, berprasangka baik sajalah saya, namun tetap saja, itukan ga baik kan yak..


Wednesday, October 09, 2013

Baiti Jannati

This is my house..
tempat dimana seluruh keluarga ku bernaung...

Alhamdulillah, rumah yang akhirnya kami miliki ini dibangun (hampir) sesuai dengan keinginan mama..
namun belum sepenuhnya terpenuhi, karna biaya :)
tapi begitupun kami sudah sangat bersyukur memiliki rumah ini, rumah yang dibangun dari seluruh uang pensiun papa, papa yang Alhamdulillah gak pernah melakukan korupsi, ataupun memberikan kami uang haram, Insya Allah..


Friday, January 25, 2013

Menikahi Janda,… Mengapa Tidak ?




Meski Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam menganjurkan para pria untuk lebih mengutamakan perawan untuk dinikahi, bukan berarti beliau melarang seorang pria menikahi janda. Bukankah sebagian besar istri beliau juga janda?



Bagi seorang pria, menikahi janda juga bisa dijadikan pilihan. Apalagi jika ia berniat untuk menyantuni seorang wanita yang tidak lagi bersuami dan anak yatim yang kehilangan kasih sayang seorang ayah. Jika dilakukan dengan ikhlas, semua itu insyaallah akan membuahkan pahala yang besar.


Thursday, January 24, 2013

Adab Malam Pertama Dalam Islam...



بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد



Adapun adab-adab malam pertama setelah terlangsungnya akad nikah adalah sebagai berikut :

1. Ucapkan salam terlebih dahulu kepada mempelai wanita.

Sebelum melakukan hubungan badan, disunnahkan seorang mempelai laki-laki untuk mengucapkan salam kepada mempelai wanita. Hal ini untuk menenangkan hati dan pikiran si mempelai wanita sekaligus menghilangkan rasa was-was dan segan. Di samping untuk lebih mengakrabkan dan lebih mesra.
 

Wednesday, November 07, 2012

Sunday, June 10, 2012

My Mom n My Dad

Jam segini emak n bapak qyu masi beduaan nonton bola yang tak seberapa ituch...
xixiixixiix..

cerita tentang cucu nya si Mazaya yang bijak bget...
cerita tentang si QaQa yang bandel nya ga tanggung² + cengeng banget....

huehehehehehe....


Monday, April 30, 2012

Jatuh Cintalah, dan Bangunlah Perasaan Cinta




Mengapa orang menikah? Karena mereka jatuh cinta. 

Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? Apakah karna jatuh cinta?
Bukan. Tapi karena mereka terus bangun cinta.

Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa. Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup.

Mengapa jatuh cinta gampang? Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita.

Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yg bs ditutupi lg. Dgn interaksi 24 jam per hari 7 hari dlm seminggu, semua belang tersingkap..

Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dlm keadaan menyukai. Namun membangun cinta diperlukan dlm keadaan jengkel. 



Dlm keadaan jengkel, cinta bukan lg berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama2 mencari solusi yg dpt diterima semua pihak. 

Cinta yg dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada bbrp hal peka utk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex.. 

Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.

Syarat utk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mrk bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tp neraka. 

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki? 
Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat komitmen awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. 
Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan??

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. 
Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. 
Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.  

Mau punya teman hidup? Jatuh cintalah. 
Tetapi sesudah itu bangunlah cinta

 

Wednesday, June 22, 2011

Suatu Sore di Sebuah Salon

Udah lama banget pengen potong ne rambut, karna udah panjang ga jelas, tp ga sempat2 pergi ke salon, kebetulan ja td pagi eda fa bilang gene "dek rambut na udh kepanjangan tuch, jelek ujung na, becabang2, napa ga dipangkas dek" dalem hati sech mengiyakan jg, ne rambut dah mulai auwut2an kalo bgun pagi, sebah jg sech.....


Wednesday, March 23, 2011

Secangkir Kopi Kehidupan

Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni menjumpai guru sekolah mereka dulu. 
Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, guru tersebut segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yang berbeda-beda.


Thursday, March 03, 2011

Doa Meminta Jodoh Si Abu Nawas

Disuatu malam abu nawas berdo'a :

Ya Allah.....
jika benar dia adalah jodohku...
maka dekatkan lah aku kepadanya...
permudah segalanya....
sehingga sempurna...


Wednesday, November 24, 2010

Mendidik Anak Juga Tanggung Jawab Seorang Ayah




Seringkali kesibukan mencari nafkah, kadang mengabaikan kedekatan ayah dengan anak-anaknya. 

Ini kisah nyata. Seorang ibu muda tidak berdaya menghadapi ketiga putranya. Si sulung berusia enam tahun, sedang kedua adiknya masih balita.

Pesan Dari Ayah


Dahulu kala ada 2 orang kakak beradik.
Sebelum meninggal, ayah mereka berpesan dua hal :

"Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu"
"Jika mereka pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari."


Wednesday, November 03, 2010

5 Cara Cerdas Meningkatkan Kemampuan Daya Ingat

Satu hal dalam hidup ini yang tidak pernah berkurang adalah usia. Sejatinya manusia terus bertambah  usianya sebelum ajal menjemputnya. Tetapi sadar atau tidak semakin tinggi usia semakin berkurang daya tahan tubuh kita.  Begitu pula dengan kerja otak manusia dan akibatnya banyak sekali metabolism dalam tubuh yang tidak lagi bekerja optimal, salah satunya adalah daya ingat atau biasa kita kenal dengan pikun.

Pikun atau berkurangnya daya ingat merupakan sindrom yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang, karena sindrom ini dapat menghapus seluruh ingatannya secara perlahan-lahan. Saya yakin tidak satu pun dari kita yang mau hal itu terjadi.



Cara Orang Yahudi Melatih Anak Pintar Sejak Dalam Kandungan

Artikel ini juga saya dapatkan dari membca dari banyak sumber, hanya saja saya lupa untuk menyimpan dari mana saya mendapatkan artikel ini. Dibaca saja, kalau ada setuju laksanakan saja, kalau tidak itu pilihan anda, saya hanya memberikan artikel untuk dibaca n membuka pemikiran anda bagaimana mereka mengurusi pendidikan anak mereka sejak dalam kandungan hingga dewasa.





Tips memilih Mainan Yang Aman Untuk Anak

Usia anak-anak adalah usia bermain. Usia dimana rangsangan syaraf motorik dan sensorik hanya untuk bermain dan berinteraksi. Bermain hanya merupakan suatu subjek dan yang menjadi objeknya adalah mainan. Mainan juga dapat berfungsi sebagai stimulant mencerdaskan otak anak.



Saturday, October 30, 2010

My Sister n Her Family

Ini poto keluarga kk qyu....
baru empat taun udah dua anak nya...
heheheheheheheh.....



Thursday, October 14, 2010

Untuk Ayah² n Ibu² Yang Kami Sayangi

 

Untuk Ayah² n Ibu² yang kami sayangi, kami ingin melihat kalian para
Orang Tua kami sebagai suami istri yang selalu menyayangi n mengasihi
walaupun sudah menua, jangan jadikan kami anak² kalian hanya melihat
kalian sekedar menjadi pasangan yang resmi, tapi juga sebagai seorang
teman yang saling mendampingi

Tuesday, October 12, 2010

Perpisahan Yang Tersulit

Perpisahan yang paling sulit adalah perpisahan yang tak terucapkan, ketika sebuah tembok perpisahan itu muncul di hadapan ku, sesak yang kurasa, tak tau kah kau, bahwa aku menyayangi mu, aq tak ingin menyakiti hati mu n keluarga mu, tak taukah kau bahwa aku sangat menyayangi mu. bahkan aku membela mu di depan keluarga ku sendiri, ternyata aq sangat tersakiti atas kejadian ini.

Monday, October 11, 2010

Perbedaan dari Memahami n Menyayangi



Gak ngerti dech apa yg kamu pikirin Dinda, kamu sakiti diri ku dengan kata² mu yg kamu kiranya cuma kamu yang tersakiti, cuma kamu yang merasa terdzalimi, cuma kamu yg di anggap bersalah?



Saturday, October 09, 2010

Persoalan Sepele



Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah Taman pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam.
Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka Mendengar suara di kejauhan: 

"Kuek! Kuek!"
"Dengar," kata si istri, "Itu pasti suara ayam."
"Bukan, bukan. Itu suara bebek," kata is suami. 
"Nggak, aku yakin itu ayam," si istri bersikeras. 
"Mustahil. Suara ayam itu 'kukuruyuuuk!', bebek itu 'kuek! Kuek!'
Itu bebek, Sayang," kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal Kejengkelan.
"Kuek! Kuek!" terdengar lagi.
"Nah, tuh! Itu suara bebek," kata is suami. 
"Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul," tandas is istri, sembari Menghentakkan kaki.

"Dengar ya! Itu a... DA... Lah... Be... Bek, B-E-B-E-K. Bebek! Mengerti?" si suami berkata dengan gusar. 
"Tapi itu ayam," masih saja is istri bersikeras. 
"Itu jelas-jelas bue... Bek, kamu... Kamu...."
Terdengar lagi suara, "Kuek! Kuek!" sebelum si suami mengatakan sesuatu Yang sebaiknya tak dikatakannya. 
Si istri sudah hampir menangis, "Tapi itu ayam...." 
Si suami melihat air Mata yang mengambang di pelupuk Mata istrinya, Dan Akhirnya.... 

Wajahnya melembut Dan katanya dengan mesra, "Maafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok." 
"Terima kasih, Sayang," kata si istri sambil menggenggam tangan Suaminya. "Kuek! Kuek!" terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan
Bersama dalam cinta.
Maksud dari cerita bahwa is suami akhirnya sadar adalah: siapa sih yang Peduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan Mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang Indah itu.

Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal "ayam atau bebek"? Ketika Kita memahami cerita tersebut, Kita akan ingat apa yang menjadi Prioritas Kita. 


Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula, betapa sering Kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak bahwa Kita benar, namun belakangan ternyata Kita salah? Lho, siapa tahu? 
Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek!

Curhat nya Pengamat Media Sosial

Saya mengamati banyak hal, selain tentang buku-buku nya Ika Natassa yang akan dijadikan film, nama teman-teman yang berubah menjadi nama...